Pahala Yang Berlipat-lipat
Ustadz. Abu Yahya Badrusalam
Sesungguhnya Allah mencatat kebaikan dan keburukan.
Siapa yang berniat berbuat baik dan tidak jadi mengamalkan perbuatan tersebut maka Allah akan mencatat 1 pahala kebaikan tersebut sempurna.
Ada 2 keadaan dalam berniat baik:
1. Keadaan tidak jadi mengamalkan.
1.A. Orang berniat baik dan dia punya kebiasaan berbuat baik dan apabila karena ada uzur hingga tidak melaksanakannya maka di tulis 1 pahala sempurna.
1.B. niat baik tapi tidak punya kebiasaan beramal baik maka akan ditulis 2 kebaikan saja.
2. Keadaan orang yang berniat kebaikan dan jadi mengamalkannya maka Allah Azza Wa Zalla akan tulis 10 s.d 700 pahala.
Faktor yang menentukan besar kecilnya pahala:
1. Keikhlasan,
2. Kesesuaian dengan tuntunan rasululloh. Contoh dalam sholat qabliya subuh ada yg di percepat dan diperlambat , yg dipercepat sesuai sunnah rosulullloh.
3. Semakin pengaruh ke hati semakin besar pahala, misal ke dua orang sedang berdzikir yg sama tapi kedua org tersbut ada yg khusu dan kurang khusu.
4. Dilihat dari tempatnya, misal orang yg sholat di masjidil harom dengan masjid lain.
5. Waktu diamal ibadah. Contoh ibadah di bulan muharam lebih baik dari bulan syawal.
6. Kemanfaatannya, semakin manfaatnya besar semakin besar pahalanya.
#2. KALAU BERNIAT BURUK
Ada 2 keadaan dalam berniat buruk yaitu
1. Keadaan tidak jadi berbuat baik karena takut kare a Allah Taala maka akan di catat 1 kebaikan.
2. Keadaan tidak jadi karena takut pada orang bisa jadi tetap dapat dosa.
3. Berniat buruk tidak ada fasilitasnya.
4. Berniat buruk karena malas. Tidak dapat pahala dan tidak dapat dosa.
5. BERNIAT BURUK DAN JADI MENGAMALKANNYA MAKA DITULIS 1 KEBURUKANNYA.
Sesungguhnya Allah mencatat kebaikan dan keburukan.
Siapa yang berniat berbuat baik dan tidak jadi mengamalkan perbuatan tersebut maka Allah akan mencatat 1 pahala kebaikan tersebut sempurna.
Ada 2 keadaan dalam berniat baik:
1. Keadaan tidak jadi mengamalkan.
1.A. Orang berniat baik dan dia punya kebiasaan berbuat baik dan apabila karena ada uzur hingga tidak melaksanakannya maka di tulis 1 pahala sempurna.
1.B. niat baik tapi tidak punya kebiasaan beramal baik maka akan ditulis 2 kebaikan saja.
2. Keadaan orang yang berniat kebaikan dan jadi mengamalkannya maka Allah Azza Wa Zalla akan tulis 10 s.d 700 pahala.
Faktor yang menentukan besar kecilnya pahala:
1. Keikhlasan,
2. Kesesuaian dengan tuntunan rasululloh. Contoh dalam sholat qabliya subuh ada yg di percepat dan diperlambat , yg dipercepat sesuai sunnah rosulullloh.
3. Semakin pengaruh ke hati semakin besar pahala, misal ke dua orang sedang berdzikir yg sama tapi kedua org tersbut ada yg khusu dan kurang khusu.
4. Dilihat dari tempatnya, misal orang yg sholat di masjidil harom dengan masjid lain.
5. Waktu diamal ibadah. Contoh ibadah di bulan muharam lebih baik dari bulan syawal.
6. Kemanfaatannya, semakin manfaatnya besar semakin besar pahalanya.
#2. KALAU BERNIAT BURUK
Ada 2 keadaan dalam berniat buruk yaitu
1. Keadaan tidak jadi berbuat baik karena takut kare a Allah Taala maka akan di catat 1 kebaikan.
2. Keadaan tidak jadi karena takut pada orang bisa jadi tetap dapat dosa.
3. Berniat buruk tidak ada fasilitasnya.
4. Berniat buruk karena malas. Tidak dapat pahala dan tidak dapat dosa.
5. BERNIAT BURUK DAN JADI MENGAMALKANNYA MAKA DITULIS 1 KEBURUKANNYA.
0 Response to "Pahala Yang Berlipat-lipat"
Post a Comment